Welcome To My Blog

Pages

Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Maret 2011

Tips Panduan Cara Minum Teh Yang Baik Dan Yang Buruk Bagi Kesehatan Manusia

Mimum teh adalah budaya atau kebiasaan sehari-hari orang indonesia dan dunia. Minuman teh biasanya menjadi menu wajib di tempat-tempat makan baik yang kecil sampai yang besar, semua menyediakan minuman teh dalam berbagai bentuk dan rasa. Teh berasal dari pucuk daun teh yang dikeringkan dengan berbagai cara sehingga menghasilkan teh yang siap diseduh untuk diminum. Jika malas kita pun tinggal beli teh dalam kemasan botol tinggal minum saja tanpa repot-repot lagi membuatnya.

Minum teh tidak boleh asal-asalan karena ada pedoman/petunjuk/aturan yang perlu kita pahami agar tidak mendapatkan efek negatif dari kebiasaan minum teh kita. Memang teh memiliki kebaikan/manfaat bagi kesehatan tubuh kita karena mengandung antioksidan polifenol, vitamin c, vitamin e, vitamin a, dan lain sebagainya. Selama minum teh dalam batas wajar dan mengikuti peraturan yang ada, maka minum teh akan menyehatkan dan menyegarkan.

Aturan Main / Cara Minum Teh Yang Baik dan Benar :

1. Minum teh dalam satu hari maksimal adalah kurang lebih 5 cangkir teh atau 5 gelas teh ukuran 200ml karena mengandung kafein (tehin) yang tidak boleh terlalu banyak dikonsumsi orang.

2. Minum teh pada suhu yang sedang tidak terlalu dingin atau terlalu panas. Minum teh pada suhu tinggi / panas dapat mengakibatkan kanker esofagus / kanker tenggorokan.

3. Jangan merebus atau menyeduh teh dengan suhu lebih dari 80 derajat celsius agar zat-zat baik dalam teh tidak hilang.

4. Ubah kebiasaan minum teh manis dengan gula karena dapat mengurangi zat-zat gizi yang baik dalam teh. Selain itu teh manis bisa menyebabkan kencing manis alias diabetes melitus jika terlalu banyak mengonsumsi gula.

5. Hindari minum teh basi atau teh yang sudah lama (kecuali teh minuman dalam kemasan yang belum kedaluarsa) karena bisa membuat kita sakit.

6. Jika perut sedang kosong (belum makan) maka jangan minum teh karena bisa meningkatkan produksi asam lambung.

7. Minumlah teh di luar waktu makan karena jika kita minum saat makan atau sesudah makan dapat mengurangi gizi makanan kita karena diambil oleh zat stimulan teh.

8. Ibu hamil jangan minum teh karena bisa menyebabkan kontraksi rahim akibat zat kafein dan stimulan pada minuman teh. Ibu menyusui bisa mengganggu produksi air susu ibu (ASI).

9. Teh susu atau teh campur susu dipercaya dapat mengurangi zat stimulan pada teh. Sedangkan teh lemon (lemon tea) dapat membantu melindungi sistem pencernaan serta dapat mencegah kerang pada dinding usus.

10. Hati-hati minum teh kemasan siap minum dalam botol, kotak, gelas dan lain-lain. Periksa kemasan dan isi jangan sampai isinya palsu karena bisa merusak kesehatan kita. Pelajari yang asli dengan cermat agar bisa mudah membedakan dengan membandingkan dengan yang palsu.

Mari minum teh demi kesehatan tubuh kita. Sekian dan terima kasih!

Sabtu, 19 Maret 2011

Tips Minum Kopi untuk Kesehatan Jantung, Hati, Otak & Cegah Migran

Kenali cara terbaik minum kopi agar minuman ini bisa memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kebugaran tubuh. Dengan cara yang benar, kopi adalah sahabat, bukan musuh kesehatan.

Bagi pencinta kopi, minuman ini adalah pendongkrak energi. Tak mengherankan jika mereka bisa minum lebih dari satu cangkir kopi sehari.

Jika Anda mengetahui cara minum kopi yang baik dan bisa mengendalikan asupan kopi setiap harinya, minuman ini memang bisa memberikan dampak positif bagi tubuh. Antara lain:

1. Melindungi jantung.

Peminum kopi yang mengonsumsi 1-2 cangkir kopi hitam per hari memiliki risiko terkena stroke lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak minum kopi. Hal ini disebabkan oleh adanya antioksidan yang terkandung dalam kopi.

Kopi memiliki antioksidan lebih banyak dibandingkan blueberry. Antioksidan yang terkandung di dalamnya membantu menahan efek buruk dari peradangan pada arteri. Sesaat setelah meminumnya, kopi meningkatkan tekanan pada darah dan denyut jantung. Namun setelah beberapa lama, kopi justru menurunkan tekanan darah, karena antioksidan pada kopi mengaktifkan asam nitrat pada tubuh sehingga terjadi pelebaran pembuluh darah.

….Peminum kopi hitam memiliki risiko terkena stroke lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak minum kopi….

2. Mencegah diebetes

Antioksidan kopi, khususnya asam klorogenat dan guinides, memainkan peranan untuk meningkatkan sel tubuh terhadap insulin yang membantu mengatur gula darah. Faktanya, orang yang minum kopi setiap harinya memiliki risiko lebih rendah terkena 2 tipe diabetes, menurut beberapa penelitian.

3. Menjaga kesehatan hati

Kopi juga bisa meminimalkan risiko munculnya sirosis dan penyakit hati lainnya. Satu analisa dari sembilan penelitian menemukan bahwa kopi bisa menurunkan risiko kanker hari sebanyak 43%. Hal ini karena peran antioksidan dan kafein di dalamnya.

….Antioksidan di dalam kopi menangkal kerusakan sel otak dan membantu jaringan saraf untuk bekerja lebih maksimal sehingga otak bekerja lebih baik….

4. Meningkatkan kekuatan otak

Minum kopi secara teratur juga dapat membantu mengurangi risiko demensia dan Alzheimer, sama halnya seperti Parkinson. Antioksidan yang terkandung di dalam kopi menangkal kerusakan sel otak dan membantu jaringan saraf untuk bekerja lebih maksimal sehingga otak bekerja lebih baik.

5. Membantu menghilangkan sakit kepala

Penelitian membuktikan, 200 miligram kafein dapat membantu menghilangkan sakit kepala, termasuk migran. Walaupun begitu belum ada penelitian yang membuktikan bagaimana cara kafein menghilangkan sakit kepala, namun para peneliti meyakini bahwa kafein meningkatkan aktivitas sel otak yang mengakibatkan pembuluh darah di sekitarnya menegang.

"Penegangan pembuluh darah ini membantu menghilangkan tekanan yang mengakibatkan rasa sakit," ujar Robert Shapiro, M.D., Ph.D., profesor saraf dan Director the Headache Clinic dari Universitas Vermont Medical School, seperti dikutip oleh laman Yahoo! Shine.

….Penelitian membuktikan, 200 miligram kafein dapat membantu menghilangkan sakit kepala, termasuk migran….

Namun, di balik kenikmatannya, kopi menyimpan efek negatif bagi mereka yang tidak mengetahui cara minum kopi yang baik. Minum kopi berlebihan bisa menimbulkan dampak buruk, antara lain, meningkatnya kadar kolesterol jahat dan trigliserida yang akan membuat darah lebih pekat.

Selain itu, kopi akan sangat berbahaya bagi penderita tekanan darah tinggi, karena kafein dapat meningkatkan tekanan darah secara tiba-tiba. Bagi wanita hamil, kopi dapat meningkatkan risiko kematian pada bayi. Kopi pun mengakibatkan tulang keropos. Bagi penderita maag, kopi adalah musuh besar yang harus dihindari karena kafein meningkatkan produksi asam lambung. Kopi pun membuat gelisah, insomnia, dan tremor (tangan bergetar).

Untuk dapat menghindari efek negatif pada kopi, pilih racikan kopi tanpa tambahan gula dan susu, serta mengurangi dosis kopi yang Anda minum setiap harinya. Selain itu, pilih juga jenis kopi yang tanpa kafein. Dan agar 'racun' dalam kopi bisa diminimalisasi, jangan lupa untuk selalu konsumsi 2 gelas air putih untuk setiap satu cangkir kopi yang anda minum

7 Tips Sehat Minum Kopi

Bagiku, teman terbaik ngeblog di pagi hari adalah kopi. Pada penderita hipertensi (tekanan darah tinggi -red) sering aku menanyakan tentang kebiasaan mereka minum kopi. Bukan hal yang mengejutkan kalau pada kenyataannya mereka rata-rata minum 5 cangkir kopi sehari! Lalu aku pun menyarankan mereka untuk meninggalkan kebiasaan minum kopi, padahal kopi dari Indonesia memiliki cita rasa yang tinggi dan digemari di seluruh dunia. Rugi? Nah, sebelum bergabung dengan kelompok orang yang tidak boleh minum kopi dan hanya bisa menelan ludah melihat orang lain mengecup si hitam manis ini, ada baiknya kita ketahui “7 Tips Sehat Minum Kopi” berikut:

1. Dosis
Memang belum ada ukuran yang pasti untuk dosis kopi yang boleh dikonsumsi orang. Namun kebanyakan penelitian mengungkapkan bahwa minum 300 mg caffeine (sekitar 1 sampai 3 cangkir kopi sehari) tidak memberikan efek negative pada kebanyakan orang sehat.

2. Sinyal Bahaya
Ketika mereguk kopi memang terasa nikmat, namun sering kali diikuti dengan sejuta rasa bersalah. Kenali sinyal bahaya kopi sehingga kita tahu kapan harus berhenti minum kopi. Sinyal bahaya itu antara lain: gelisah, jantung berdebar, gangguan tidur dan gangguan mood (mis: cepat marah). Seorang peminum kopi yang menghentikan kebiasaan minum kopinya dapat mengalami “caffeine withdrawal” yang ditandai oleh sakit kepala berdenyut, namun gejala ini akan hilang setelah 24-48 jam atau mendapat caffeine dosis baru.

3. Dengarkan Respon Tubuh
Setiap orang memiliki batasan sendiri mengenai konsumsi caffeine. Kebanyakan orang dapat mengkonsumsi 2 cangkir kopi sehari tanpa masalah. Namun ada pula yang mengalami efek buruknya dengan jumlah konsumsi kopi yang sama. Ada yang bercerita setelah minum secangkir kopi menjadi tak dapat tidur sepanjang malam, sebaliknya ada yang tertidur pulas setelah minum kopi. So, cara terbaik adalah dengarkan respon tubuh sendiri!

4. Kenali Kandungan Caffeine
Setelah mengetahui dosis dan respon tubuh, ada baiknya kita mengetahui kandungan caffeine dalam produk-produk yang sering kita konsumsi. Agar jangan sampai dosis kopi yang dianjurkan sudah tercapai, namun kita masih mengkonsumsi produk-produk lain yang mengandung caffeine sehingga merasakan efek buruk kopi. Beberapa produk lain yang perlu diperhatikan kandungan caffeine seperti misalnya : softdrink, permen kopi, teh, coklat, obat sakit kepala.
Cara pengolahan (roasting dan brewing) juga berpengaruh terhadap kandungan caffeine dalam kopi. Sebagai contoh, sebuah penelitian menunjukkan, secangkir kopi di Starbucks mengandung rata-rata 259 mg caffeine dibandingkan dengan kopi dengan jenis dan ukuran cangkir yang sama di Dunkin Donuts yang hanya mengandung 149 mg caffeine.
Dari penelitian lain, kopi decaf (kopi tanpa caffeine) baik untuk mereka yang mengalami obesitas karena dapat meningkatkan HDL (kolesterol “baik”) sekitar 50%. Sedangkan pada mereka yang tidak mengalami obesitas justru dapat menurunkan kolesterol HDL ini yang dapat meningkatkan resiko penyakit jantung.

5. Coffee Mix
Lima milligram kalsium hilang untuk setiap 6 ons kopi yang dikonsumsi. Namun kehilangan kalsium ini dapat diatasi dengan menambahkan 2 sendok susu atau membuat espresso latte. Sedangkan campuran kopi dengan alkohol kurang baik terutama pada orang dengan gangguan hati dan campuran kopi dengan cream juga sebaiknya dihindari untuk mengurangi kalori yang berlebih. Caffeine juga berinteraksi dengan beberapa jenis obat. Bagi yang sedang mengkonsumsi obat, sebaiknya konsultasikan ke dokter.
Banyak yang beranggapan teman terbaik kopi adalah rokok. Eits, jangan salah.Seorang peminum kopi sejati tidak merokok! Rokok dapat mengurangi nikmatnya ngopi lho…

6. Kelompok Anti-Kopi
Kelompok berikut disarankan untuk menghindari kopi: wanita hamil, anak-anak, orang tua, orang dengan penyakit jantung dan pembuluh darah (mis: hipertensi). Nah, kalau sudah termasuk kelompok ini, lupakan kopi!

7. Check Up
Lakukan pemeriksaan berkala terhadap kesehatan, dalam hal ini adalah ukuran tekanan darah. Semakin dini hipertensi diketahui, akan semakin baik untuk penatalaksanaan selanjutnya.

Demikianlah “7 Tips Sehat Minum Kopi“. Bila keluhan berlanjut, hubungidokter!
Thank You For See My Blog